Friday, January 13, 2012

Hai, Ma!

Ma,
bukan maut yang menggetarkan hatiku
tetapi hidup yang tidak hidup
karena kehilangan daya dan kehilangan fitrahnya

ada malam-malam aku menjalani
lorong panjang tanpa tujuan ke mana-mana
hawa dingin masuk ke badanku yang hampa
padahal angin tidak ada
bintang-bintang menjadi kunang-kunang
yang lebih menekankan kehadiran kegelapan
tidak ada pikiran, tidak ada perasaan,
tidak ada suatu apa…..

Tuesday, January 10, 2012

INDONESIA, PADA SEBUAH MALAM

indonesia -- pada sebuah malam yang jauh
bulan separuh. burung alap-alap memekikkan seluruh
nyanyian kepedihan dan alamat-alamat kematian
sunyi pun tumbuh berkawan ketakutan
menjalar ke setiap rumah, mengetuk pintu-pintu
yang rapuh. dan angin seperti bersekutu
menghunjamkan dingin, tajam bagai tatapan
sepasang mata kucing hitam. kemudian hujan
jatuh, berputar-putar dalam tarian tanpa irama
menderas tak tertahan menuju jantung kegelapan
mengisyaratkan badai

TANAH AIR MATA

Oleh :
Sutardji Calzoum Bachri

                Tanah airmata tanah tumpah dukaku
                mata air airmata kami
                airmata tanah air kami
                di sinilah kami berdiri
                menyanyikan airmata kami
                di balik gembur subur tanahmu
                kami simpan perih kami
                di balik etalase megah gedung-gedungmu
                kami coba sembunyikan derita kami
                kami coba simpan nestapa