Selasa, September 21, 2010

CANTIK


Cantiknya seorang wanita itu sebagai GADIS
Bukan karena merah kilauan lipstik
Pada bibir memekar senyuman kosmetik
Tetapi pada kepribadian terpelihara
Kelembutan kesopanan menghiasi jiwa

Cantiknya seorang wanita itu sebagai REMAJA
Tidak pada kulitnya mulus menggebu 
Untuk menggoda pandangan nafsu mata
Tetapi pada kehidupan terjaga
Dari menjadi mangsa dunia

Cantiknya seorang wanita itu sebagai HAWA
Tidak karena bijak meruntuhkan iman kaum Adam
Sehingga turunkan insan ke dunia
Tetapi menjdi pembakar semangat pejuang agama
Menjadi penunjang perjuangan syuhada

Mutiara Kata Bung Karno Presiden RI (1945 – 1966)


"Kita tidak lemah, sekali lagi kita tidak lemah. Kalau kita lemah maka sebenarnya yang lemah adalah hati kita. Jaga hatimu, jaga jiwamu, jaga rohmu. Selama hatimu kuat, selama jiwamu kuat, selama rohmu kuat, bangsa Indonesia tetap kuat" (Bung Karno)

“Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno)


Minggu, September 19, 2010

Mahatma Gandhi

Dimana ada cinta, di situ ada kehidupan.
Where there is love there is life.
 Setiap pencapaian yang bermanfaat, besar atau kecil, memiliki tahap yang membosankan dan keberhasilan: sebuah permulaan, sebuah perjuangan dan sebuah kemenangan.
Every worthwhile accomplishment, big or little, has its stages of drudgery and triumph:a beginning, a struggle, and a victory.

Orang yang lemah tidak akan dapat memaafkan. Pengampunan adalah milik orang yang kuat.
The weak can never forgive. Forgiveness is the attribute of the strong.

Jika kita melakukan tindakan balas dendam: mata ganti mata, gigi ganti gigi, maka tak lama seluruh dunia akan menjadi buta dan ompong.
If we practice and eye for an eye and a tooth for a tooth, soon the whole world will be blind and toothless.

Pertama mereka tidak mempedulikanmu, lalu menertawakanmu, lalu mereka berkelahi dengan mu dan kamu menang.

Minggu, September 12, 2010

MOTIVASI - MARIO TEGUH

Kita menilai diri dari apa yang kita pikir bisa kita lakukan, padahal orang lain menilai kita dari apa yang sudah kita lakukan. Untuk itu apabila anda berpikir bisa, segeralah lakukan

Bukan pertumbuhan yang lambat yang harus anda takuti. Akan tetapi anda harus lebih takut untuk tidak tumbuh sama sekali. Maka tumbuhkanlah diri anda dengan kecepatan apapun itu.

Jika anda sedang benar, jangan terlalu berani dan bila anda sedang takut, jangan terlalu takut. Karena keseimbangan sikap adalah penentu ketepatan perjalanan kesuksesan anda

Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil

Batik: Diawali dengan Titik

Batik, sebagaimana namanya mbatik adalah ngemban titik. Secara filosofis berarti : padat karya. Karena membatik membutukan banyak tenaga kerja. Dari mulai mendesain, menggambar motif, membuka-tutup kain dengan malam, mewarnai, hingga memasarkan batik itu sendiri. Mbatik juga bisa berarti mbabate teko sitik. Membatik membutuhkan kesabaran luar biasa, mengingat membatik bersumber dari kata hati.

Sedemikian uniknya tatanan busana yang terkait erat dengan adat dan tata sopan santun orang jawa dulu, demikianpun dalam pemakaian kain batik sebagai busana kebesaran harus mentaati segala peraturaan yang berlaku. Misalnya pemakaian kain batik untuk kalangan wanita harus menutupi mata kaki. Kalau memakai kain batik jauh lebih tinggi dari mata kaki, hal itu bisa diartikan wanita tersebut tidak paham adat, serta kurang paham kesopanan. Pakaian lembaran kain batik dimulai dari ujungnya masuk ke sebelah kiri pinggang pemakainya, dan ujung kain batik lainnya melingkari tubuh ke arah kanan. Sehingga ujung kain batik yang (diwiru-profil lipat) berada paling atas dan ke arah kanan pinggang pemakainya.

Sabtu, September 11, 2010

Penerimaan – Chairil Anwar

Jika kau mau, kuterima kau kembali
Dengan sepenuh hati
Aku masih tetap sendiri
Kutahu kau bukan yang dulu lagi
Bak kembang sari sudah terbagi
Jangan tunduk! Tentang aku dengan berani
Jika kau mau, kuterima kau kembali
Tapi untukku sendiri
Sedang dengan cermin aku enggan berbagi

(Chairil Anwar, Maret 1943)

Bidadari Yang Pergi - WB Rendra


i
Seperti seorang bidadari
datang dengan wangi kasturi
membawa dian
menyuluhi hari-hari.
Bidadari sering bicara
menyaluti relung sunyi
menyala sumbu sinar persis pelangi
melebar sayap rawan melindungi
daripada kesejukan.
Selalu bidadari
menggilap pudar semangat
dari bibir kristal ketemu
kalimat-kalimat keramat.

ii
Kini bidadari telah
terbang pulang ke tamannya
membina syurga sendiri
di atas peterana berbintang tujuh
meninggalkan sisa harapan, yang
dahulu menerangi
malah sering jua mewangi.

WB RENDRA
Johor Bahru

Filosofi ‘Pincuk’ Daun Pisang

Pincuk terbuat dari lembaran daun pisang, lembaran yang menyiratkan kita selalu memulai dengan lembaran baru. 

Daun pisang, daun yang sangat murah dan dapat diperoleh, seperti niat baik kita yang harus dengan murah dan mudah diproduksi dalam hati kita. 

Lembaran daun pisang itu kemudian dibentuk, ini seperti mengingatkanku bahwa niat baik kita juga harus dengan mudah dibentuk dan disesuaikan dengan situasi. 

Jumat, September 10, 2010

ma'af


Sampai kapan kan kusimpan setiap kata,
Sampai kapan kan kusimpan setiap sikap,
Sampai kapan kan kusimpan setiap prasangka,
Sampai kapan kan kusimpan setiap dendam,
Sampai kapan kan kusimpan setiap masa,
... yang selalu bercerita khilaf dan dosa

bukan aku mengadu pada luka-luka masa lalu
bukan aku membunuh pengorbanan itu
bukan aku tersesatkan ilalang yang ragu

sungguh begitu hampa
seperti terusir dari kerumun orang bertakbir 
sendiri tak bertuan
jika kau tinggalkan