Minggu, Maret 27, 2011

dua puluh enam

sedari pagi tadi seharu biru
bertakjub riang pun cumbu
dari rindu rindu terbiasa menyusub kalbu

akan matahari... sekian bulan berpuluh waktu
mengajariku senyum, membawa tawa
sela duka menjelaskan tangis
menjadi arakan masa tiada hingga
menempa air mata sehalus sutera

sepertinya dalam fajar dan terurai doa
terima kasih ya Allah…
beribu kesempatan untuk selalu mengingat-Mu
selaksa rahmat memelukku

Selasa, Maret 22, 2011

Syi’ir Tanpo Waton

astagfirullah robbal baroya…
astagfirulloh minal khootooya…
robbi zidni ilmannaafii’ah…
wawaffikni amalansolihah…

yarosulalloh salammunalaik…
yaarofiasaaniwaddaaroji…
atfataiyazi rotal aalaamin…
yauuhailaljuu diwaalkaromi…
yauuhailaljuuu diwalkaromi…

Ngawiti ingsun nglarasa syi’iran Memulai aku olah rasa syi’iran
Kelawan muji maring pengeran Dengan memuji kepada Tuhan
Kang paring rohmat lan kenikmatan Yang memberi rohmat dan kenikmatan
Rino wengine tanpo petungan 2X Siang dan malamnya tanpa hitungan

Kamis, Maret 17, 2011

Untaian Syair Imam Asy-Syafi'i

Kelezatan Ilmu - Imam Asy-Syafi'i
Begadangku untuk menelaah ilmu
terasa lebih nikmat daripada bertemu penyanyi dan keharuman leher mereka

Sungguh, goresan penaku di atas kertas
lebih nikmat daripada bercinta bersama para pecinta

Tabuhan rebana para gadis, masih kalah nikmat
Dengan kenikmatan aku memukul bukuku untuk membersihkan debunya
Kegundahanku untuk memecahkan masalah dalam belajar
Jauh lebih nikmat daripada para pemabuk khamer

Rabu, Maret 16, 2011

NILAI TERSIRAT dalam JUDUL, SYAIR, dan MUSIKALITAS GENDING CUCUR

Wening,
Dumling cenger jabang,
Wruh pepadhang miwah sepi,
Swasana plong procot mijil,
Guwa garba biyungipun.
 
Hayu rahayuwa,
Jabang biyang baraya gung,
Karoban berkah Pangeran,
Slamet ing salami-lami.

Glewo gewalagang,
Sabawane nangis ngguyu,
Mimik pipis lan kalegan,
Yayah rena sambung rasa.

Twajuh nggulawentah,
Tresna asih rina wengi,
Titi tlaten tan angresah,
Ginadhanganom utama.

ANGIN

ANGIN, 1

angin yang diciptakan untuk senantiasa bergerak dari sudut ke sudut dunia ini pernah pada suatu hari berhenti ketika mendengar suara nabi kita Adam menyapa istrinya untuk pertama kali, "hei siapa ini yang mendadak di depanku?"

angin itu tersentak kembali ketika kemudian terdengar jerit wanita untuk pertama kali, sejak itu ia terus bertiup tak pernah menoleh lagi

-- sampai pagi tadi:

ketika kau bagai terpesona sebab tiba-tiba merasa sorang diri di tengah bising-bising ini tanpa Hawa

Selasa, Maret 15, 2011

aku sakit tuan

Aku sakit tuan
tak dapat ku cerna malam mengurai pagi

Aku sakit tuan
gemetar terik bulan pun kelu

Aku sakit tuan
tak sanggup sunggi bumi, himpit sesak langit

Datanglah padaku tuan
pandanglah rejam tajam
ceritakan senyum, dekap harapan
berulangkali....
ingin kudengar lafal lafal merdu
senantiasa menghafal rindu rindu
nyanyian cinta
tarian pengembara

Senin, Maret 14, 2011

Rumah Tamu

Menjadi manusia adalah menjadi rumah tamu.
Setiap pagi datang dengan tamu yang baru.

Kegembiraan, kesedihan, atau sifat buruk
sedikit pengetahuan diri hadir sebentar
sebagai tamu yang singgah tanpa perjanjian.

Sambut, dan jamulah mereka semuanya!
Biarpun tamumu hanya sekerumunan nestapa
yang melanda rumahmu dengan kasar

Kamis, Maret 10, 2011

:: pertemuan ::

Diantara pikuk kota
kau sepikan aku lintas senyum
gerah kin gundah terhalang wajah
oh.. terikpun tersipu sapuan sapamu

simpang lima pukul satu tepatnya
seperti kau janjikan
parau cekik dahaga usai sudah

...dan berlenggang
telusuri kata pernah tawa, luka sangsara
sesekali menipuk awan
menawang hujan
gelintir pelangi sana sini

Repihan Lirik Padi Sang Penghibur Hati

 
Bismillah Yaa Rahman
Yaa Rahim
Bismillah
Bismillah
Yaa Fattahu Yaa Halim Bismillah
Yaa Allah Yaa Mannanu
Yaa Karim Yaa Allah 2x
Bismillah Bismillah Bismillah
Yaa Robbi
sudilah pandang kami
Terangi jalan gelap ini
Jangan biarkan aku terus sendiri
Mencari mandaki dan berduri
Yaa Robbi dengarlah do'aku Yaa Robbi
Hadirlah dalam kehidupan kematian kami
Coba dan uji kan kulalui
Yaa Allah Yaa Rahman Yaa Rahim 
(Doaku - Fadli(Padi) - Haddad Alwi)

Minggu, Maret 06, 2011

Ngelmu Pring - belajar dari lagu "hidup pring"

Pring reketek gunung gamping ambrol
Ati kudu tetep jo nganti uripmu kagol
Pring reketek gunung gamping ambrol
Uripo sing jejeg nek ra eling jebol
 
Pring NDELING
tegese kendhel lan eling
kendhel mergo eling
timbang nggrundel nganti suwing

Pring kui suket
Dhuwur tur jejeg
Rejeki seret
Rasah do bunek

Pring ORI
Urip iku mati
Kabeh sing urip mesti bakale mati

Sabtu, Maret 05, 2011

tuturmu tadi

kubuat sepi tutur mu tadi
mencoba berkilah cerah
dan buatnya sederhana
agar tak nampak sesakku
meski begitu luluh
sengatan jujurmu kuartikan entah

seperti senja yang tiba
tak ubahnya perselisihan siang dan malam
aku tau baik-baik saja
namun pengertianku sepertinya menenggelam

kusimpan rapi tuturmu tadi
untuk tertinggal dalam arung kita
meski riak-riak kecil mengingatkan
tetaplah menjadi angin
kembangkan layar hatiku
derai air mataku
jangan sampai mengkristal lagi

BUNGA

BUNGA, 1
(i)
Bahkan bunga rumput itu pun berdusta.
Ia rekah di tepi padangwaktu hening pagi terbit;
siangnya cuaca berdenyut ketikanampak sekawanan gagak terbang berputar-putar di atas padang itu;
malam hari ia mendengar seru serigala.
Tapi katanya, "Takut? Kata itu milik kalian saja, para manusia. Aku ini si bunga rumput, pilihan dewata!"

Sang Mutiara


Setitik air, jatuh, dari awan di langit
alangkah kecil hatinya, melihat samudera luas

Katanya,

‘Siapa aku ini, jika ia ada?
Jika ia ada, maka aku mesti tiada.’

Saat ia saksikan dirinya rendah

dari matanya yang tunduk ke bawah,
Tiram di dasar menerimanya sepenuh hati
lalu membentuknya, dalam cangkang.

Ya Allah … Pilihkan Untukku

(Cuplikan Bab Pendahuluan Buku: Mengapa Harus Berserah)

Sikap mengatur dan menginginkan sesuatu yang telah ditentukan oleh Allah swt. merupakan hijab yang paling kuat menutupi hati dari Sang Pencipta. Karenanya, jiwa ini baru menjadi baik ketika keluar dari pilihan diri sendiri menuju pilihan Tuhan.

Mengatur yang tercela adalah yang mencari dunia untuk dirinya sendiri, bukan untuk Tuhannya, untuk dunianya, bukan untuk akhiratnya, sedangkan mengatur yang terpuji yakni yang mendekatkan hamba kepada Allah swt., sekaligus mengantarkannya menuju ridha-Nya.

Selasa, Maret 01, 2011

Selang Malam

Selang malam pun berlagu
tanpa suara tak berdawai juga
entah kau sebut apa???
sekedar menangkap sesuatu sendu

Dingin malam mengendap jeruji etalase
manifestasi ku buat penjara
dari susunan batu satu persatu hasratku
untuk berteduh sesaat
dari sekian hujan ku jarah
pada samaran stiap malam
dengan merapal ingatan-ingatan
reruntuhan lalu

Dalam Doaku

Dalam doaku subuh ini kau menjelma langit yang
semalaman tak memejamkan mata, yang meluas bening
siap menerima cahaya pertama, yang melengkung hening
karena akan menerima suara-suara

Ketika matahari mengambang tenang di atas kepala,
dalam doaku kau menjelma pucuk-pucuk cemara yang
hijau senantiasa, yang tak henti-hentinya
mengajukan pertanyaan muskil kepada angin
yang mendesau entah dari mana