Minggu, Februari 27, 2011

Si Burung Merak

Tuhan, Aku Cinta PadaMu 
Aku lemas 
Tapi berdaya 
Aku tidak sambat rasa sakit 
atau gatal

Aku pengin makan tajin 
Aku tidak pernah sesak nafas 
Tapi tubuhku tidak memuaskan 
untuk punya posisi yang ideal dan wajar

Aku pengin membersihkan tubuhku 
dari racun kimiawi

Aku ingin kembali pada jalan alam 
Aku ingin meningkatkan pengabdian 
kepada Allah

Tuhan, aku cinta padaMu

_o( Puisi terakhir WS Rendra )o_
__________

Jumat, Februari 25, 2011

Ajari Aku

ajari aku berhitung
mengurangi air mata

membagi kepedihan
menjumlah keindahan
mengalikan kerinduan
dari bilangan senyuman

ajari aku menulis
sebuah abjad
sebait kata
agar aku bisa menuliskan nama

ajari aku membaca
dengan seksama
melafalkan persatu keinginan
menguraikan kesungguhan

ajari aku bicara
hingga berdialog dua jiwa

from ZERO to HERO

Sikap 1

Saya akan memimpikan yang besar,
...karena saya tak menarik bagi siapa pun,
jika impian saya dikecilkan oleh kekhawatiran
yang juga menghantui orang lain.

Jika saya hanya menginginkan yang kecil,
saya tak mungkin bersemangat untuk terlibat
dalam pekerjaan yang menjadi jalan
menuju hasil yang besar.

Saya sedang memantaskan diri
bagi impian yang besar.

Minggu, Februari 20, 2011

Gamelan Djawa

“Ya nong kana, ya nong kono, ya ning kene, ayo pada kumpul, ayo pada kumpul. Yen ditak, dikon, diprintah, endang-endang wae pada tandang. Kabeh njegur.”
( Baik disana, disitu, disini, marilah kita berkumpul, Jika diperintah segera dikerjakan. Ayo semua sajalah masuk m,emeluk agama Islam).

Gamelan adalah ensembel musik yang biasanya menonjolkan metalofon, gambang, gendang, dan gong. Istilah gamelan merujuk pada instrumennya / alatnya, yang mana

AIR

Air bersifat mengalah, namun selalu tidak pernah kalah
Air mematikan api dan membersihkan kotoran.
Kalau merasa sekiranya akan dikalahkan, air meloloskan diri
Dalam bentuk uap dan kembali mengembun.
Air merapuhkan besi sehingga hancur menjadi abu
Bilamana bertemu batu arang, dia akan berbelok untuk kemudian meneruskan perjalanannya kembali.
Air membuat jernih udara sehingga angin menjadi mati
Air memberikan jalan pada hambatan dengan segala kerendahan hati.
Karena dia sadar bahwa tak ada suatu kekuatan apapun
Yang dapat mencegah perjalanannya menuju lautan.
Air menang dengan mengalah, dia tak pernah menyerang
Namun selalu menang pada akhir perjuangannya.

(Master Saeho-Master Lan She Lung the Islamic Shaolin Kung Fu)

Hati Sanubari HAMKA

Hati Sanubari 
Biarkanlah saya menyebut apa yang terasa;
Kemudian tuan bebas memberi saya nama
dengan apa yang tuan sukai;
Saya adalah pemberi maaf,
dan perangai saya adalah mudah, tidak sulit.
Cuma rasa hati sanubari itu
tidaklah dapat saya menjualnya;
Katakanlah kepadaku, demi Tuhan.
Adakah rasa hati sanubari itu bisa dijual?

Roda Pedati
Nasib makhluk adalah laksana roda pedati
Ia turun dan ia naik, silih berganti

Demikian kehendak Tuhan Rabbul Izzati
Kita menunggu kadar,
kita berharap dan menanti...

Sabtu, Februari 19, 2011

Wanita Cantik Sekali di Multazam

Di tengah-tengah himpitan daging-daging doa
di pelataran rumahmu yang agung
aku mengalirkan diri dan ratapku
hingga terantuk pada dinding mustajab-Mu
menumpahkan luap pinta di dadaku


Ku baca segala yang bisa ku baca
dalam berbagai bahasa runduk hamba dari tahlil ke tasbih,
dari tasbih ke tahmid, dari tahmid ke takbir,
dari takbir ke istighfar, dari istighfar ke syukur,
dari syukur ke khauf, dari khauf ke raja, dari raja ke khauf

gerimis lagi

tipis kabut tak menebal
semburat kemana oleh sinis gerimis

sedari tadi aku disini
menilai anak bulan lenyap perlahan
mentari pasti ada... aku menantinya
namun terusik gelitik rintik

nol lima nol satu
smakin ngilu waktu
musti smentara
namun hujan.. nafasku tertahan ingatan
(ilalang .. 09 Juni 2010 jam 6:11)
 

Kamis, Februari 17, 2011

JIWA

Mengapa menangis, Jiwaku?
Kaudapatikah kelemahanku?
Air matamu pedih melukai hati,
Sebab kesalahan tidak kusadari.
Sampai kapan engkau meratapi diri?
Selain kata-kata tiada yang kumiliki,
Hasrat keinginanmu, atau petunjukmu.

Pandangi aku, Jiwaku;
Seluruh hidupku tercurah ajaranmu
Betapa pahit deritaku
Mengikuti liku-liku langkahmu.

Rabu, Februari 16, 2011

Petikan Rubaiyat Umar Khayyam

Inilah Aku
Masa kini dan di masa depan orang akan datang dan berkata, “Inilah aku!”
Hadiah emas atau perak ia berikan, sambil berkata, “Inilah aku!”
Namun ketika suatu masa dalam hidupnya ia jatuh sakit
Maut memerangkap dan berkata, “Inilah aku!”
(Sumber: Rubaiyat Umar Khayyam)



Kemiskinan
Bukan kemiskinan yang mendorongku datang kepadamu
Aku tak miskin, sebab keinginanku bersahaja
Yang kucari darimu hanyalah kehormatan
Kehormatan seorang yang bebas dan berdiri tegak
(Sumber: Rubaiyat Umar Khayyam)

Rumi Poem "Lelaki dan Wanita"

Di jalan kebenaran pencinta tak mencari mencari apa yang tak dilihat oleh kekasihnya
Jika cahaya Cinta menerobos kalbu kita, artinya Cinta telah bersemayam di hati si dia
Bila Cinta Tuhan menyala dalam hatimu, tentu Tuhan telah mencintaimu

Suara tepukan tidak akan terdengar dari tangan yang bertepuk sebelah tangan
Tuhan telah menetapkan bahwa kita adalah pencinta satu dengan yang lain.
Karena ketentuan itulah setiap hal di muka bumi diberi pasangan
Di mata orang arif, Langit adalah lelaki dan Bumi adalah perempuan

Selasa, Februari 15, 2011

MUSTOFA BISRI dalam Puisi

SUJUD
Bagaimana kau hendak bersujud pasrah, sedang
Wajahmu yang bersih sumringah,
Keningmu yang mulia dan indah begitu pongah
Minta sajadah agar tak menyentuh tanah
Apakah kau melihatnya seperti iblis saat menolak
Menyembah bapamu dengan congkak
Tanah hanya patut diinjak, tempat kencing dan berak,
membuang ludah dan dahak
atau paling jauh hanya lahan pemanjaan nafsu serakah dan tamak
Apakah kau lupa bahwa

MUNAJAT SYEKH IBNU 'ATHAILLAH AS-SAKANDARI

Ilahi,
Akulah fakir dalam kecukupanku
Bagaimana aku tidak fakir dalam kefakiranku?

Ilahi,
Akulah si bodoh dalam pengetahuanku
Bagaimana aku tidak bodoh dalam kebodohanku?

Ilahi,
Ragam aturanmu di semesta ini
Dan kecepatan manifest ketentuan-ketentuanMu
Telah mencegah hamba-hambaMu yang mengenalMu
Dan tiada harapan dariMu dalam cobaan (kecuali padaMu)

Senin, Februari 14, 2011

Ya Rabbi shalli ‘alâ Muhammad
Ya Rabbi shalli ‘alaihi wa sallim
Ya Rabbi balligh-hul wasîlah
Ya Rabbi khush-shah bil fadhîlah

Wahai Tuhan, tetapkanlah limpahan rahmat kepada Nabi Muhammad.
Wahai Tuhan, tetapkanlah limpahan rahmat dan kesejahteraan kepadanya.
Wahai Tuhan, sampaikanlah kepadanya sebagai perantara.
Wahai Tuhan, khususkanlah kepadanya dengan keutamaan.

Ya Rabbi shalli ‘alâ Muhammad
Mâ lâha fil ufuqi nûru kawkab
Wahai Tuhan, selagi cahaya bintang gemintang masih gemerlapan di kaki langit,
tetapkanlah limpahan rahmat kepada Nabi Muhammad.

Kamis, Februari 03, 2011

Bangsa Kasihan

Kasihan bangsa yang memakai pakaian yang tidak ditenunnya,
memakan roti dari gandum yang tidak dituainya
dan meminum anggur yang tidak diperasnya

Kasihan bangsa yang menjadikan orang bodoh menjadi pahlawan,
dan menganggap penindasan penjajah sebagai hadiah.

Kasihan bangsa yang meremehkan nafsu dalam mimpi-mimpinya ketika tidur,
sementara menyerah padanya ketika bangun.

Werdining Katresnan (Makna Kecintaan) - Geguritan

Werdining katresnan punika
rerakit lumampahing mangsa kang ngukir lembaring dalu rina
kang sinerat dening astaNya.

Makna kecintaan itu
terakit dengan berjalannya waktu
yang terulir d lembar keheningan malam
yang tertulis oleh tanganNya

Werdining katresnan punika
reroncening trenyuh kabagyan,
kang medal saking panangis lan gumuyu,
trus rumesep ing telenging kalbu.

Makna kecintaan itu
terkarang dari rasa keberuntungan
yang keluar dari tangis dan tawa
lalu terserap dalam hati