Tuesday, May 01, 2012

dari seorang sahabat


dari seorang sahabat ia berkata,

ketika jalan itu terasa panjang dan melelahkan ingatlah kembali,apa awal niat daripada perjalananmu.. jika baik awalnya dan bertahan pada prosesnya semoga sampai pada tujuan akhirnya.. Sahabatku

Sedikit yang mencukupi lebih utama daripada banyak akan tetapi berkekurangan..

Sederhana dalam hidup menenangkan hati pelakunya,karena kesederhanaan merupakan hiasan terindah yang dicintai Rabb, yang selalu dikenakan oleh para Nabi dan Rasul, itulah sebaik pemandangan dan perhiasan akhlak.. Sahabatku

apa mungkin sama sederhana dalam pandangan mata dengan hati, jangan kau kira matamu memandang Sulaiman As. ia pecinta keindahan dunia.. justru ialah sebaik contoh kesederhanaan bagi manusia yang diamanahi kekayaan dunia

kadang bila melihat Kekayaan kita akan tergiur untuk meraupnya dengan serakah,
apa yang menenggelamkan dirimu maka tak akan meninggikanmu.. Sahabatku

peganglah dunia ini dalam genggamanmu dengan hati-hati dan bijak, sesungguhnya ia(dunia) itu bak ular jika kau tak pandai memegangnya maka ia akan mematukmu..

perjalanan seseorang itu akan tergantung daripada 2 hal, apa alasan ia hidup dan kemanakah tujuan ia berhenti..

ketika mata semakin disibukkan dengan keindahan dan kemewahan maka pikiran akan menuntut untuk memiliki karena terdorong oleh hawa nafsu,
jagalah matamu maka dirimu akan terjaga.. Sahabatku

ketika telinga disibukkan dengan pebincangan yang sia-sia, lambat laun ia akan mengikuti sesuai apa yang sering ia perbincangkan

ketika mulut telah melampaui batasan hati, suatu ketika ia (lisan) dapat melukai saudaranya, sahabatnya bahkan dirinya sendiri

posisi hati terhadap diri ialah sebagaimana matahari dengan seluruh alam, bila tak bersinar matahari itu maka gelaplah seluruhnya

sebaik perkataan itu ialah yang bermanfaat atau lebih baik diam

jagalah dirimu dari segala hal yang membuaikanmu karena hal yang memabukkan itu tergolong haram (tidak baik dan tak diperbolehkan) dan membuatmu menjadi lupa diri.. Sahabatku

sesungguhnya setiap diri itu layak untuk dihargai yaitu dengan jalan menghiasinnya dengan ilmu dan akhlak yang indah

cintailah sesuatu yang saat kau jatuh dan kesusahan, ia takkan pernah meninggalkanmu..
cintailah sesuatu dimana ketika kau sendiri ia dapat hadir dihatimu dan dapat menghiburmu...
cintailah sesuatu itu yang abadi dan tak karena suatu hal ia memberi dengan ada harapan yang mengikutinya...
cintailah sesuatu yang tak mungkin berhianat padamu..
cintailah sesuatu yang dapat mengajarkan kasih sayang padamu kepada siapapun..
cintailah sesuatu itu yang meneguhkan hati pada kebenaran..
cintailah sesuatu itu yang menyelamatkan dirimu dan dapat memuliakanmu..

cintailah agamamu (Rabb dan Rasul) karenanya kau akan diajarkan bagaimana mencintai terhadap orang-orang yang kau cintai (ibumu,anakmu,istrimu,sanak kerabat,sahabat dan seluruh) dengan cara yang benar,indah dan penuh rahmat,
barangsiapa yang tak mencintai agama maka iapun takkan tahu bagaimana cara mencintai bahkan bisa jadi menjadi insan yang dholim baik bagi diri ataupun orang lain..
karena hanya dengan Dinn itu merupakan jalan cinta dan mencintai dengan benar dan indah (Rahmatan lil alamin).. Sahabatku

Sumber: Facebook